Perbedaan Gravity dan Streamflow: Gravity diperdagangkan di Rp63,58 (kapitalisasi pasar Rp690,65M, volume 24 jam Rp81,64M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp173,02 (kapitalisasi pasar Rp43,9M, volume 24 jam Rp1,37M). Perbedaan utamanya: Gravity jauh lebih besar — sekitar 15,7× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai beredar Gravity 10,9B / 12B G (91%) dibanding 252,7M / 1B STREAM (26%) milik Streamflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gravity selama 48 Hari dan Streamflow selama 26 Hari.
| G | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp690,65M | Rp43,9M |
Volume (24h) | Rp81,64M | Rp1,37M |
Suplai yang Beredar | 10,9B / 12B G (91%) | 252,7M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →