Perbedaan Gravity dan Stader: Gravity diperdagangkan di Rp63,75 (kapitalisasi pasar Rp690,65M, volume 24 jam Rp81,64M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.993 (kapitalisasi pasar Rp141,52M, volume 24 jam Rp19,7M). Perbedaan utamanya: Gravity jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Stader, dan suplai beredar Gravity 10,9B / 12B G (91%) dibanding 70,8M / 120M SD (59%) milik Stader. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gravity selama 48 Hari dan Stader selama 11 Hari.
| G | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp690,65M | Rp141,52M |
Volume (24h) | Rp81,64M | Rp19,7M |
Suplai yang Beredar | 10,9B / 12B G (91%) | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →