Perbedaan Gravity dan SuperRare: Gravity diperdagangkan di Rp63,58 (kapitalisasi pasar Rp690,65M, volume 24 jam Rp81,64M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp231,16 (kapitalisasi pasar Rp190,8M, volume 24 jam Rp92,67M). Perbedaan utamanya: Gravity jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai beredar Gravity 10,9B / 12B G (91%) dibanding 825,5M / 1B RARE (83%) milik SuperRare. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gravity selama 48 Hari dan SuperRare selama 30 Hari.
| G | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp690,65M | Rp190,8M |
Volume (24h) | Rp81,64M | Rp92,67M |
Suplai yang Beredar | 10,9B / 12B G (91%) | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 48 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →