Perbedaan Gravity dan Solayer: Gravity diperdagangkan di Rp63,59 (kapitalisasi pasar Rp697,48M, volume 24 jam Rp43,7M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.059 (kapitalisasi pasar Rp503,08M, volume 24 jam Rp198,35M). Perbedaan utamanya: Gravity lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Gravity dibatasi (11B / 12B G (92%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gravity selama 50 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| G | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp697,48M | Rp503,08M |
Volume (24h) | Rp43,7M | Rp198,35M |
Suplai yang Beredar | 11B / 12B G (92%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 50 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →