Perbedaan Gravity dan Jito: Gravity diperdagangkan di Rp63,93 (kapitalisasi pasar Rp695,11M, volume 24 jam Rp55,19M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp9.901 (kapitalisasi pasar Rp5T, volume 24 jam Rp484,02M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 7,2× kapitalisasi pasar Gravity, dan suplai Gravity dibatasi (11B / 12B G (92%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Gravity selama 50 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| G | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp695,11M | Rp5T |
Volume (24h) | Rp55,19M | Rp484,02M |
Suplai yang Beredar | 11B / 12B G (92%) | 509,5M JTO |
Typical Hold Time | 50 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Gravity adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk adopsi massal dan masa depan omnichain. Pendekatannya mengabstraksi kompleksitas teknis dari interaksi multichain, mengintegrasikan teknologi canggih seperti Zero-Knowledge Proofs, mekanisme konsensus mutakhir, dan arsitektur berbasis restaking untuk memastikan kinerja tinggi, keamanan yang ditingkatkan, dan efisiensi biaya.
Selengkapnya di halaman G →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →