Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wijaya Cahaya Timber Tbk. (FWCT) vs Unilever Indonesia Tbk. (UNVR)

Wijaya Cahaya Timber Tbk.Trading
Unilever Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wijaya Cahaya Timber Tbk. dan Unilever Indonesia Tbk.: Wijaya Cahaya Timber Tbk. diperdagangkan di Rp86 (kapitalisasi pasar 170,78 M, volume 24 jam 5,61 jt), sedangkan Unilever Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.670 (kapitalisasi pasar 63,9 T, volume 24 jam 9,09 jt). Perbedaan utamanya: Unilever Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 374,2× kapitalisasi pasar Wijaya Cahaya Timber Tbk., dan Unilever Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (9,09 jt vs 5,61 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FWCTUNVR
Kapitalisasi Pasar
170,78 M63,9 T
Volume
5,61 jt9,09 jt
Lot
56,08 rb90,94 rb
Perputaran
484,77 jt15,25 M
Harga Rata-rata
86,441.677,47
Nilai Transaksi
484,77 jt15,25 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
861.670
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,81 rb3,26 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FWCT
Lihat detail
UNVR
Lihat detail

Tentang Wijaya Cahaya Timber Tbk.

PT Wijaya Cahaya Timber Tbk. (“the Company”) was established on March 8, 2017, based on Notarial Deed No.6 dated of Notary Rosdiana, S.H., Notary in Bekasi. PT Fortuna Anugrah Sumber Terpadu, the Company's major shareholder and the ultimate parent entity. The Company started its commercial production in March 2018.

Selengkapnya di halaman FWCT

Tentang Unilever Indonesia Tbk.

PT Unilever Indonesia Tbk (the Company) was established on 5 December 1933 as Levers Zeepfabrieken N.V. by deed No. 23 of Mr. A.H. van Ophuijsen, a notary in Batavia, which was approved by the Gouverneur Generaal van Nederlandsch-Indie in letter No. 14 on 16 December 1933, registered at the Raad van Justitie in Batavia under No. 302 on 22 December 1933 and published in the Javasche Courant on 9 January 1934, Supplement No. 3.

Selengkapnya di halaman UNVR