Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wijaya Cahaya Timber Tbk. (FWCT) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Wijaya Cahaya Timber Tbk.Trading
KMI Wire Cable TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wijaya Cahaya Timber Tbk. dan KMI Wire Cable Tbk: Wijaya Cahaya Timber Tbk. diperdagangkan di Rp86 (kapitalisasi pasar 170,78 M, volume 24 jam 5,61 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 550,2 rb). Perbedaan utamanya: KMI Wire Cable Tbk jauh lebih besar — sekitar 7,6× kapitalisasi pasar Wijaya Cahaya Timber Tbk., dan Wijaya Cahaya Timber Tbk. lebih aktif diperdagangkan (5,61 jt vs 550,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FWCTKBLI
Kapitalisasi Pasar
170,78 M1,3 T
Volume
5,61 jt550,2 rb
Lot
56,08 rb5,5 rb
Perputaran
484,77 jt178,18 jt
Harga Rata-rata
86,44323,84
Nilai Transaksi
484,77 jt178,18 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
86324
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,81 rb13,3 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FWCT
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Wijaya Cahaya Timber Tbk.

PT Wijaya Cahaya Timber Tbk. (“the Company”) was established on March 8, 2017, based on Notarial Deed No.6 dated of Notary Rosdiana, S.H., Notary in Bekasi. PT Fortuna Anugrah Sumber Terpadu, the Company's major shareholder and the ultimate parent entity. The Company started its commercial production in March 2018.

Selengkapnya di halaman FWCT

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI