Perbedaan FUNToken dan JOE: FUNToken diperdagangkan di Rp0 (kapitalisasi pasar Rp80,89M, volume 24 jam Rp46,64M), sedangkan JOE diperdagangkan di Rp509,34 (kapitalisasi pasar Rp231,15M, volume 24 jam Rp81,17M). Perbedaan utamanya: JOE jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar FUNToken, dan suplai JOE dibatasi (457,2M / 500M JOE (92%)), sedangkan FUNToken terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan FUNToken selama 18 Hari dan JOE selama 31 Hari.
| FUN | JOE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp80,89M | Rp231,15M |
Volume (24h) | Rp46,64M | Rp81,17M |
Suplai yang Beredar | 10,8B FUN | 457,2M / 500M JOE (92%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
FUNToken adalah aset blockchain yang mendukung transaksi gaming dan DeFi yang aman dan berbiaya rendah, memberikan pengguna kendali penuh atas aset mereka di seluruh ekosistem hiburan yang luas.
Selengkapnya di halaman FUN →JOE adalah token native dari Trader Joe, sebuah bursa terdesentralisasi di blockchain Avalanche (AVAX). Trader Joe menawarkan berbagai layanan DeFi, termasuk pertukaran, staking, dan yield farming. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, bursa ini telah mengalami pertumbuhan pesat, menarik lebih dari $4 miliar dalam total nilai terkunci. Trader Joe mengutamakan pendekatan berbasis komunitas dan menekankan inovasi, kecepatan, dan keamanan. Platform ini bertujuan untuk memberikan pengalaman DeFi yang komprehensif dan mengintegrasikan produk baru tanpa mengorbankan keamanan. Trader Joe memiliki peta jalan ambisius yang fokus pada pertumbuhan pemegang token, dengan rencana untuk peningkatan staking, daftar bursa NFT, kolateralizasi token JOE, dan perdagangan dengan leverage pada tahun 2021.
Selengkapnya di halaman JOE →