Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Fuji Finance Indonesia Tbk. (FUJI) vs Timah Tbk. (TINS)

Fuji Finance Indonesia Tbk.Trading
Timah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Fuji Finance Indonesia Tbk. dan Timah Tbk.: Fuji Finance Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp212 (kapitalisasi pasar 258,7 M, volume 24 jam 1,53 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.500 (kapitalisasi pasar 25,92 T, volume 24 jam 33,64 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 100,2× kapitalisasi pasar Fuji Finance Indonesia Tbk., dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (33,64 jt vs 1,53 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FUJITINS
Kapitalisasi Pasar
258,7 M25,92 T
Volume
1,53 jt33,64 jt
Lot
15,34 rb336,36 rb
Perputaran
315,64 jt118,14 M
Harga Rata-rata
205,763.512,42
Nilai Transaksi
315,64 jt118,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2123.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
29712,86 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FUJI
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Fuji Finance Indonesia Tbk.

PT Fuji Finance Indonesia Tbk (Company) was established first with the name of PT Jaya FajarLeasing Pratama based on Notarial Deed of Kartini Muljadi S.H., No. 287 on September 211982, which was changed to Jaya Fuji Leasing Pratama on March 28, 1983, then on July 2018 the Company's name was changed to Fuji Finance Indonesia

Selengkapnya di halaman FUJI

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS