Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Fuji Finance Indonesia Tbk. (FUJI) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Fuji Finance Indonesia Tbk.Trading
KMI Wire Cable TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Fuji Finance Indonesia Tbk. dan KMI Wire Cable Tbk: Fuji Finance Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp212 (kapitalisasi pasar 258,7 M, volume 24 jam 1,53 jt), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 550,2 rb). Perbedaan utamanya: KMI Wire Cable Tbk jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Fuji Finance Indonesia Tbk., dan Fuji Finance Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,53 jt vs 550,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FUJIKBLI
Kapitalisasi Pasar
258,7 M1,3 T
Volume
1,53 jt550,2 rb
Lot
15,34 rb5,5 rb
Perputaran
315,64 jt178,18 jt
Harga Rata-rata
205,76323,84
Nilai Transaksi
315,64 jt178,18 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
212324
Volume Ekuilibrium Indikatif
29713,3 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FUJI
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Fuji Finance Indonesia Tbk.

PT Fuji Finance Indonesia Tbk (Company) was established first with the name of PT Jaya FajarLeasing Pratama based on Notarial Deed of Kartini Muljadi S.H., No. 287 on September 211982, which was changed to Jaya Fuji Leasing Pratama on March 28, 1983, then on July 2018 the Company's name was changed to Fuji Finance Indonesia

Selengkapnya di halaman FUJI

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI