Perbedaan Fuel dan ZeroLend: Fuel diperdagangkan di Rp11,57 (kapitalisasi pasar Rp102,99M, volume 24 jam Rp18,51M), sedangkan ZeroLend diperdagangkan di Rp0,1389 (kapitalisasi pasar Rp9,92M, volume 24 jam Rp2,19M). Perbedaan utamanya: Fuel jauh lebih besar — sekitar 10,4× kapitalisasi pasar ZeroLend, dan suplai ZeroLend dibatasi (54,9B / 100B ZERO (55%)), sedangkan Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fuel selama 19 Hari dan ZeroLend selama 27 Hari.
| FUEL | ZERO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp102,99M | Rp9,92M |
Volume (24h) | Rp18,51M | Rp2,19M |
Suplai yang Beredar | 8,6B FUEL | 54,9B / 100B ZERO (55%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 27 Hari |
Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →ZeroLend adalah platform pinjam-meminjam aset digital terdesentralisasi yang mengubah lanskap peminjaman dan peminjaman aset digital. Beroperasi di berbagai chain, termasuk zkSync dan Manta Network, ZeroLend memanfaatkan protokol Layer 2 untuk meningkatkan skalabilitas dan efisiensi. Token tata kelola dan utilitas asli platform, ZERO, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam tata kelola dan staking.
Selengkapnya di halaman ZERO →