Perbedaan Fuel dan Tether Gold: Fuel diperdagangkan di Rp11,57 (kapitalisasi pasar Rp102,99M, volume 24 jam Rp18,51M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp77.174.096 (kapitalisasi pasar Rp47,36T, volume 24 jam Rp4,34T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 459,9× kapitalisasi pasar Fuel, dan suplai beredar Fuel 8,6B FUEL dibanding 612,8K XAUT milik Tether Gold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fuel selama 19 Hari dan Tether Gold selama 40 Hari.
| FUEL | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp102,99M | Rp47,36T |
Volume (24h) | Rp18,51M | Rp4,34T |
Suplai yang Beredar | 8,6B FUEL | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 19 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →