Perbedaan Fuel dan Spark: Fuel diperdagangkan di Rp12,34 (kapitalisasi pasar Rp105,84M, volume 24 jam Rp18,11M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp314,81 (kapitalisasi pasar Rp941,27M, volume 24 jam Rp224,55M). Perbedaan utamanya: Spark jauh lebih besar — sekitar 8,9× kapitalisasi pasar Fuel, dan suplai Spark dibatasi (3B / 10B SPK (30%)), sedangkan Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fuel selama 17 Hari dan Spark selama 11 Hari.
| FUEL | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp105,84M | Rp941,27M |
Volume (24h) | Rp18,11M | Rp224,55M |
Suplai yang Beredar | 8,6B FUEL | 3B / 10B SPK (30%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →