Perbedaan Fuel dan Saros: Fuel diperdagangkan di Rp11,57 (kapitalisasi pasar Rp102,99M, volume 24 jam Rp18,51M), sedangkan Saros diperdagangkan di Rp6,26 (kapitalisasi pasar Rp24,09M, volume 24 jam Rp10,4M). Perbedaan utamanya: Fuel jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Saros, dan suplai Saros dibatasi (3,7B / 10B SAROS (38%)), sedangkan Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fuel selama 19 Hari dan Saros selama 23 Hari.
| FUEL | SAROS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp102,99M | Rp24,09M |
Volume (24h) | Rp18,51M | Rp10,4M |
Suplai yang Beredar | 8,6B FUEL | 3,7B / 10B SAROS (38%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 23 Hari |
Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →Saros adalah platform identitas digital dan super app di blockchain Solana. Dimulai dengan SarosSwap DEX, Saros kini berkembang menjadi ekosistem Web3 lengkap. Dompet non-kustodialnya menawarkan Social Login, Watch-only mode, dan dompet hibrida NFC untuk keamanan dan kenyamanan lebih baik. Dompet ini juga terintegrasi dengan SolanaPay untuk transaksi cepat melalui modul pembayaran internal.
Selengkapnya di halaman SAROS →