Perbedaan Fuel dan Phoenix: Fuel diperdagangkan di Rp12,34 (kapitalisasi pasar Rp105,97M, volume 24 jam Rp18,01M), sedangkan Phoenix diperdagangkan di Rp284,36 (kapitalisasi pasar Rp83,04M, volume 24 jam Rp232,44M). Perbedaan utamanya: Fuel lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Phoenix dibatasi (69,3M / 76M PHB (92%)), sedangkan Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fuel selama 17 Hari dan Phoenix selama 29 Hari.
| FUEL | PHB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp105,97M | Rp83,04M |
Volume (24h) | Rp18,01M | Rp232,44M |
Suplai yang Beredar | 8,6B FUEL | 69,3M / 76M PHB (92%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 29 Hari |
Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →Phoenix adalah infrastruktur blockchain layer 1 dan layer 2 yang memberdayakan aplikasi Web3. Fokusnya adalah pada generasi berikutnya dari aplikasi Web3 yang didukung AI dan privasi. Phoenix (PHB) adalah mata uang kripto yang beroperasi di platform BNB Smart Chain (BEP20).
Selengkapnya di halaman PHB →