Perbedaan Fuel dan Orca: Fuel diperdagangkan di Rp11,57 (kapitalisasi pasar Rp102,99M, volume 24 jam Rp18,51M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp18.461 (kapitalisasi pasar Rp1,13T, volume 24 jam Rp146,45M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 11× kapitalisasi pasar Fuel, dan suplai beredar Fuel 8,6B FUEL dibanding 60,8M ORCA milik Orca. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fuel selama 19 Hari dan Orca selama 31 Hari.
| FUEL | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp102,99M | Rp1,13T |
Volume (24h) | Rp18,51M | Rp146,45M |
Suplai yang Beredar | 8,6B FUEL | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 19 Hari | 31 Hari |
Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →