Perbedaan Fuel dan Maverick Protocol: Fuel diperdagangkan di Rp11,57 (kapitalisasi pasar Rp102,99M, volume 24 jam Rp18,51M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp158,57 (kapitalisasi pasar Rp186,63M, volume 24 jam Rp56,98M). Perbedaan utamanya: Maverick Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Maverick Protocol dibatasi (1,2B / 2B MAV (59%)), sedangkan Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fuel selama 19 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| FUEL | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp102,99M | Rp186,63M |
Volume (24h) | Rp18,51M | Rp56,98M |
Suplai yang Beredar | 8,6B FUEL | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →