Perbedaan Fuel dan Hemi: Fuel diperdagangkan di Rp11,57 (kapitalisasi pasar Rp102,99M, volume 24 jam Rp18,51M), sedangkan Hemi diperdagangkan di Rp84,73 (kapitalisasi pasar Rp83,37M, volume 24 jam Rp56,78M). Perbedaan utamanya: Fuel lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Fuel 8,6B FUEL dibanding 977,5M HEMI milik Hemi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fuel selama 19 Hari dan Hemi selama 28 Hari.
| FUEL | HEMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp102,99M | Rp83,37M |
Volume (24h) | Rp18,51M | Rp56,78M |
Suplai yang Beredar | 8,6B FUEL | 977,5M HEMI |
Typical Hold Time | 19 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Fuel meningkatkan Ethereum dengan fitur seperti eksekusi transaksi paralel dan abstraksi akun bawaan. Fuel Ignition adalah rollup Optimistic tercepat, mampu menangani lebih dari 600 transaksi per detik dengan biaya di bawah $0,0002 per transaksi, dan memiliki total nilai terkunci lebih dari $400 juta. Platform ini menggunakan FuelVM, Sway, dan Forc untuk memberdayakan pengembang dan membentuk ulang ekosistem rollup.
Selengkapnya di halaman FUEL →Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →