Perbedaan Frax dan Anoma: Frax diperdagangkan di Rp4.742 (kapitalisasi pasar Rp444,63M, volume 24 jam Rp8,61M), sedangkan Anoma diperdagangkan di Rp214,98 (kapitalisasi pasar Rp534,45M, volume 24 jam Rp109,13M). Perbedaan utamanya: Anoma lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Frax 93,6M / 99,7M FRAX (94%) dibanding 2,5B / 10B XAN (25%) milik Anoma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Frax selama 9 Hari dan Anoma selama 4 Hari.
| FRAX | XAN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp444,63M | Rp534,45M |
Volume (24h) | Rp8,61M | Rp109,13M |
Suplai yang Beredar | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) | 2,5B / 10B XAN (25%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →Anoma adalah sistem operasi terdesentralisasi yang memungkinkan pengembang membangun satu aplikasi yang dapat berjalan di berbagai blockchain. Arsitektur intent-centric-nya menyederhanakan kompleksitas infrastruktur, meningkatkan efisiensi pengembangan dan pengalaman pengguna. Anoma mendukung lapisan aplikasi terpadu yang membawa fungsi Web3 lebih dekat dengan kualitas pengalaman Web2.
Selengkapnya di halaman XAN →