Perbedaan Frax dan Quack AI: Frax diperdagangkan di Rp4.747 (kapitalisasi pasar Rp435,57M, volume 24 jam Rp7,63M), sedangkan Quack AI diperdagangkan di Rp339,88 (kapitalisasi pasar Rp1,43T, volume 24 jam Rp67,65M). Perbedaan utamanya: Quack AI jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Frax, dan suplai beredar Frax 93,6M / 99,7M FRAX (94%) dibanding 4,2B / 10B Q (43%) milik Quack AI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Frax selama 9 Hari dan Quack AI selama 3 Hari.
| FRAX | Q | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp435,57M | Rp1,43T |
Volume (24h) | Rp7,63M | Rp67,65M |
Suplai yang Beredar | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) | 4,2B / 10B Q (43%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →Quack AI adalah infrastruktur governance yang menggunakan agen AI modular untuk mengotomatisasi dan meningkatkan skala pengambilan keputusan bagi DAO dan protokol Web3. Platform ini menganalisis proposal, mendelegasikan voting, dan menyederhanakan eksekusi untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi. Dibangun dengan standar lintas chain seperti x402, Quack AI memungkinkan aksi governance tanpa gas fee dan berbasis kebijakan di jaringan seperti BNB Chain dan Arbitrum.
Selengkapnya di halaman Q →