Perbedaan Frax dan Plume Network: Frax diperdagangkan di Rp4.706 (kapitalisasi pasar Rp444,63M, volume 24 jam Rp8,61M), sedangkan Plume Network diperdagangkan di Rp181,86 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp165,85M). Perbedaan utamanya: Plume Network jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Frax, dan suplai beredar Frax 93,6M / 99,7M FRAX (94%) dibanding 6B / 10B PLUME (60%) milik Plume Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Frax selama 9 Hari dan Plume Network selama 19 Hari.
| FRAX | PLUME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp444,63M | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp8,61M | Rp165,85M |
Suplai yang Beredar | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) | 6B / 10B PLUME (60%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →