Perbedaan Frax dan Mantle: Frax diperdagangkan di Rp4.747 (kapitalisasi pasar Rp444,63M, volume 24 jam Rp8,61M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp7.712 (kapitalisasi pasar Rp25,44T, volume 24 jam Rp562,27M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 57,2× kapitalisasi pasar Frax, dan suplai beredar Frax 93,6M / 99,7M FRAX (94%) dibanding 3,3B / 6,2B MNT (54%) milik Mantle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Frax selama 9 Hari dan Mantle selama 25 Hari.
| FRAX | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp444,63M | Rp25,44T |
Volume (24h) | Rp8,61M | Rp562,27M |
Suplai yang Beredar | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →