Perbedaan Frax dan Solayer: Frax diperdagangkan di Rp5.467 (kapitalisasi pasar Rp506,19M, volume 24 jam Rp10,69M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.063 (kapitalisasi pasar Rp502,76M, volume 24 jam Rp197,87M). Perbedaan utamanya: Frax dan Solayer berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Frax dibatasi (93,6M / 99,7M FRAX (94%)), sedangkan Solayer terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Frax selama 9 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| FRAX | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp506,19M | Rp502,76M |
Volume (24h) | Rp10,69M | Rp197,87M |
Suplai yang Beredar | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 9 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →