Perbedaan Frax dan Gram: Frax diperdagangkan di Rp5.190 (kapitalisasi pasar Rp487,32M, volume 24 jam Rp12,32M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.985 (kapitalisasi pasar Rp66,08T, volume 24 jam Rp670,25M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 135,6× kapitalisasi pasar Frax, dan suplai Frax dibatasi (93,6M / 99,7M FRAX (94%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Frax selama 9 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| FRAX | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp487,32M | Rp66,08T |
Volume (24h) | Rp12,32M | Rp670,25M |
Suplai yang Beredar | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 9 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
FRAX menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp5.440, berada di atas rata-rata bergerak namun mendekati level resistance R1 Rp5.637. Token stablecoin algoritmik ini memiliki sirkulasi 94% dengan market cap Rp509,75 juta. Indikator teknis menunjukkan momentum positif namun RSI jangka pendek mendekati zona jenuh beli.
Outlook keseluruhan netral-bullish dengan peluang dari momentum teknis positif, namun risiko volatilitas tinggi dan ketergantungan pada mekanisme algoritmik. Investor perlu waspada terhadap potensi koreksi teknis dan sensitivitas terhadap sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →