Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) vs Cerestar Indonesia Tbk. (TRGU)

Lotte Chemical Titan Tbk.Trading
Cerestar Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lotte Chemical Titan Tbk. dan Cerestar Indonesia Tbk.: Lotte Chemical Titan Tbk. diperdagangkan di Rp328 (kapitalisasi pasar 1,77 T, volume 24 jam 3,24 jt), sedangkan Cerestar Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp165 (kapitalisasi pasar 1,29 T, volume 24 jam 196,6 rb). Perbedaan utamanya: Lotte Chemical Titan Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Lotte Chemical Titan Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,24 jt vs 196,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FPNITRGU
Kapitalisasi Pasar
1,77 T1,29 T
Volume
3,24 jt196,6 rb
Lot
32,42 rb1,97 rb
Perputaran
1,05 M31,18 jt
Harga Rata-rata
324,17158,59
Nilai Transaksi
1,05 M31,18 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
328165
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,42 rb65

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FPNI
Lihat detail
TRGU
Lihat detail

Tentang Lotte Chemical Titan Tbk.

PT. Lotte Chemical Titan Tbk. (the Company) was established in the Republic of Indonesia under the name of P.T. Indofatra Plastik Industri based on Notarial Deed No. 19 of Rukmasanti Hardjasatya, S.H., dated December 9, 1987. Subsequently, its name was changed to P.T. Fatrapolindo Nusa Industri based on Notarial Deed No. 53 dated July 18, 1988 of the same notary. The Company conduct in Bi-axially Oriented Polypropylene/ BOPP Film industry. Start the commercial operation on 1990 by one line production. Now, the corporate have load capacity 20.000 ton/year.

Selengkapnya di halaman FPNI

Tentang Cerestar Indonesia Tbk.

PT. Cerestar Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 2 datedAugust 30, 2020 of Dwi Yulianti, S.H., notary in Jakarta The Company started its commercial operations in 2021.

Selengkapnya di halaman TRGU