Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) vs Bahtera Bumi Raya Tbk. (PGJO)

Lotte Chemical Titan Tbk.Trading
Bahtera Bumi Raya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lotte Chemical Titan Tbk. dan Bahtera Bumi Raya Tbk.: Lotte Chemical Titan Tbk. diperdagangkan di Rp328 (kapitalisasi pasar 1,77 T, volume 24 jam 3,24 jt), sedangkan Bahtera Bumi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 541,18 M, volume 24 jam 25,2 rb). Perbedaan utamanya: Lotte Chemical Titan Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Bahtera Bumi Raya Tbk., dan Lotte Chemical Titan Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,24 jt vs 25,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FPNIPGJO
Kapitalisasi Pasar
1,77 T541,18 M
Volume
3,24 jt25,2 rb
Lot
32,42 rb252
Perputaran
1,05 M17,3 jt
Harga Rata-rata
324,17686,67
Nilai Transaksi
1,05 M17,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
328685
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,42 rb68

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FPNI
Lihat detail
PGJO
Lihat detail

Tentang Lotte Chemical Titan Tbk.

PT. Lotte Chemical Titan Tbk. (the Company) was established in the Republic of Indonesia under the name of P.T. Indofatra Plastik Industri based on Notarial Deed No. 19 of Rukmasanti Hardjasatya, S.H., dated December 9, 1987. Subsequently, its name was changed to P.T. Fatrapolindo Nusa Industri based on Notarial Deed No. 53 dated July 18, 1988 of the same notary. The Company conduct in Bi-axially Oriented Polypropylene/ BOPP Film industry. Start the commercial operation on 1990 by one line production. Now, the corporate have load capacity 20.000 ton/year.

Selengkapnya di halaman FPNI

Tentang Bahtera Bumi Raya Tbk.

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 22 dated February 20, 2017 of Argo Wahyu Jati, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang Selatan. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman PGJO