Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Lotte Chemical Titan Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lotte Chemical Titan Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Lotte Chemical Titan Tbk. diperdagangkan di Rp328 (kapitalisasi pasar 1,77 T, volume 24 jam 3,24 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb). Perbedaan utamanya: Lotte Chemical Titan Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Lotte Chemical Titan Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,24 jt vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FPNIIKBI
Kapitalisasi Pasar
1,77 T679,32 M
Volume
3,24 jt83,5 rb
Lot
32,42 rb835
Perputaran
1,05 M47,29 jt
Harga Rata-rata
324,17566,29
Nilai Transaksi
1,05 M47,29 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
328560
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,42 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FPNI
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Lotte Chemical Titan Tbk.

PT. Lotte Chemical Titan Tbk. (the Company) was established in the Republic of Indonesia under the name of P.T. Indofatra Plastik Industri based on Notarial Deed No. 19 of Rukmasanti Hardjasatya, S.H., dated December 9, 1987. Subsequently, its name was changed to P.T. Fatrapolindo Nusa Industri based on Notarial Deed No. 53 dated July 18, 1988 of the same notary. The Company conduct in Bi-axially Oriented Polypropylene/ BOPP Film industry. Start the commercial operation on 1990 by one line production. Now, the corporate have load capacity 20.000 ton/year.

Selengkapnya di halaman FPNI

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI