Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Lotte Chemical Titan Tbk. (FPNI) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Lotte Chemical Titan Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Lotte Chemical Titan Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Lotte Chemical Titan Tbk. diperdagangkan di Rp324 (kapitalisasi pasar 1,83 T, volume 24 jam 443,5 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp292 (kapitalisasi pasar 3,58 T, volume 24 jam 409,2 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Lotte Chemical Titan Tbk. lebih aktif diperdagangkan (443,5 rb vs 409,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

FPNIGGRP
Kapitalisasi Pasar
1,83 T3,58 T
Volume
443,5 rb409,2 rb
Lot
4,44 rb4,09 rb
Perputaran
144,94 jt120,18 jt
Harga Rata-rata
326,81293,7
Nilai Transaksi
144,94 jt120,18 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
332296
Volume Ekuilibrium Indikatif
47300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

FPNI
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Lotte Chemical Titan Tbk.

PT. Lotte Chemical Titan Tbk. (the Company) was established in the Republic of Indonesia under the name of P.T. Indofatra Plastik Industri based on Notarial Deed No. 19 of Rukmasanti Hardjasatya, S.H., dated December 9, 1987. Subsequently, its name was changed to P.T. Fatrapolindo Nusa Industri based on Notarial Deed No. 53 dated July 18, 1988 of the same notary. The Company conduct in Bi-axially Oriented Polypropylene/ BOPP Film industry. Start the commercial operation on 1990 by one line production. Now, the corporate have load capacity 20.000 ton/year.

Selengkapnya di halaman FPNI

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP