Perbedaan Foxy dan SubQuery Network: Foxy diperdagangkan di Rp1,6 (kapitalisasi pasar Rp9,08M, volume 24 jam Rp10,5M), sedangkan SubQuery Network diperdagangkan di Rp11,56 (kapitalisasi pasar Rp32,83M, volume 24 jam Rp6,53M). Perbedaan utamanya: SubQuery Network jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Foxy, dan suplai Foxy dibatasi (5,9B / 10B FOXY (59%)), sedangkan SubQuery Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Foxy selama 19 Hari dan SubQuery Network selama 3 Hari.
| FOXY | SQT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,08M | Rp32,83M |
Volume (24h) | Rp10,5M | Rp6,53M |
Suplai yang Beredar | 5,9B / 10B FOXY (59%) | 3,3B SQT |
Typical Hold Time | 19 Hari | 3 Hari |
Foxy adalah token maskot dari blockchain Linea—sebuah culture coin dan meme token yang menyatukan pengguna, membangun komunitas, dan mewakili semangat Linea.
Selengkapnya di halaman FOXY →SubQuery adalah jaringan desentralisasi yang memberikan infrastruktur dan alat penting bagi pengembang aplikasi Web3. Jaringan SubQuery memudahkan pengembang membangun dan mengembangkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) dengan menyediakan rangkaian solusi yang lengkap.
Selengkapnya di halaman SQT →