Perbedaan Foxy dan Newton Protocol: Foxy diperdagangkan di Rp1,6 (kapitalisasi pasar Rp9,08M, volume 24 jam Rp10,5M), sedangkan Newton Protocol diperdagangkan di Rp674,21 (kapitalisasi pasar Rp210,84M, volume 24 jam Rp36,31M). Perbedaan utamanya: Newton Protocol jauh lebih besar — sekitar 23,2× kapitalisasi pasar Foxy, dan suplai beredar Foxy 5,9B / 10B FOXY (59%) dibanding 312,8M / 1B NEWT (32%) milik Newton Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Foxy selama 19 Hari dan Newton Protocol selama 26 Hari.
| FOXY | NEWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp9,08M | Rp210,84M |
Volume (24h) | Rp10,5M | Rp36,31M |
Suplai yang Beredar | 5,9B / 10B FOXY (59%) | 312,8M / 1B NEWT (32%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 26 Hari |
Foxy adalah token maskot dari blockchain Linea—sebuah culture coin dan meme token yang menyatukan pengguna, membangun komunitas, dan mewakili semangat Linea.
Selengkapnya di halaman FOXY →Newton Protocol berfungsi sebagai lapisan otomatisasi yang dapat diverifikasi untuk keuangan on-chain, memungkinkan pengguna mendelegasikan tindakan kompleks lintas-chain kepada agen AI sambil memastikan setiap langkah mematuhi panduan yang ditetapkan pengguna melalui jaminan cryptography. Protokol ini menggabungkan smart accounts, seperti ERC-4337 dan EIP-7702, untuk delegasi yang terperinci, bersama dengan Trusted Execution Environment (TEE) attestations dan zero-knowledge proofs (ZKP) untuk memverifikasi keakuratan setiap keputusan off-chain. Tujuannya adalah mengubah otomatisasi menjadi kerangka kerja minim-kepercayaan, sehingga memfasilitasi agentic finance di berbagai blockchain.
Selengkapnya di halaman NEWT →