Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Foxy (FOXY) vs io.net (IO)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Foxy dan io.net: Foxy diperdagangkan di Rp1,6 (kapitalisasi pasar Rp9,08M, volume 24 jam Rp10,5M), sedangkan io.net diperdagangkan di Rp2.819 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp280,27M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 113,4× kapitalisasi pasar Foxy, dan suplai beredar Foxy 5,9B / 10B FOXY (59%) dibanding 365,5M / 800M IO (46%) milik io.net. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Foxy selama 17 Hari dan io.net selama 33 Hari.

FOXYIO
Kap. Pasar
Rp9,08MRp1,03T
Volume (24h)
Rp10,5MRp280,27M
Suplai yang Beredar
5,9B / 10B FOXY (59%)365,5M / 800M IO (46%)
Typical Hold Time
17 Hari33 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Foxy

Belum ada sinyal Aura AI.

io.net

Token IO saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp2.823, turun dari level resistance kunci. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual dominan dengan moving averages bearish, meskipun osilator netral. Token ini memiliki market cap Rp1,03T dengan supply beredar 365,5 juta dari total 800 juta token. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam berita terkini.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko dominan. Peluang terbatas pada potensi rebound dari support level, namun tekanan bearish dari indikator teknis dan rendahnya volume trading perlu diwaspadai. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian pasar crypto secara keseluruhan.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

FOXY

Belum ada data sentimen.

IO
60% Beli40% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 33 Hari

Tentang Foxy

Foxy adalah token maskot dari blockchain Linea—sebuah culture coin dan meme token yang menyatukan pengguna, membangun komunitas, dan mewakili semangat Linea.

Selengkapnya di halaman FOXY

Tentang io.net

io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.

Selengkapnya di halaman IO