Perbedaan Ampleforth Governance Token dan Tellor: Ampleforth Governance Token diperdagangkan di Rp4.338 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp54,88M), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp244.402 (kapitalisasi pasar Rp675,01M, volume 24 jam Rp1,17T). Perbedaan utamanya: Tellor jauh lebih besar — sekitar 6,3× kapitalisasi pasar Ampleforth Governance Token, dan suplai beredar Ampleforth Governance Token 14,3M FORTH dibanding 2,8M TRB milik Tellor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ampleforth Governance Token selama 18 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| FORTH | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,55M | Rp675,01M |
Volume (24h) | Rp54,88M | Rp1,17T |
Suplai yang Beredar | 14,3M FORTH | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 18 Hari | 34 Hari |
FORTH adalah token tata kelola dari Ampleforth (AMPL), cryptocurrency rebasing pertama yang mempertahankan pasokan non-dilutif seperti Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, AMPL dapat digunakan untuk kontrak dengan nilai yang dapat diprediksi. Sementara AMPL berfungsi sebagai unit akun independen, FORTH mengatur pengembangan dan evolusinya.
Selengkapnya di halaman FORTH →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →