Perbedaan Ampleforth Governance Token dan Newton Protocol: Ampleforth Governance Token diperdagangkan di Rp4.338 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp54,88M), sedangkan Newton Protocol diperdagangkan di Rp666,27 (kapitalisasi pasar Rp208,23M, volume 24 jam Rp55,08M). Perbedaan utamanya: Newton Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Newton Protocol dibatasi (312,8M / 1B NEWT (32%)), sedangkan Ampleforth Governance Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ampleforth Governance Token selama 18 Hari dan Newton Protocol selama 26 Hari.
| FORTH | NEWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,55M | Rp208,23M |
Volume (24h) | Rp54,88M | Rp55,08M |
Suplai yang Beredar | 14,3M FORTH | 312,8M / 1B NEWT (32%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 26 Hari |
FORTH adalah token tata kelola dari Ampleforth (AMPL), cryptocurrency rebasing pertama yang mempertahankan pasokan non-dilutif seperti Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, AMPL dapat digunakan untuk kontrak dengan nilai yang dapat diprediksi. Sementara AMPL berfungsi sebagai unit akun independen, FORTH mengatur pengembangan dan evolusinya.
Selengkapnya di halaman FORTH →Newton Protocol berfungsi sebagai lapisan otomatisasi yang dapat diverifikasi untuk keuangan on-chain, memungkinkan pengguna mendelegasikan tindakan kompleks lintas-chain kepada agen AI sambil memastikan setiap langkah mematuhi panduan yang ditetapkan pengguna melalui jaminan cryptography. Protokol ini menggabungkan smart accounts, seperti ERC-4337 dan EIP-7702, untuk delegasi yang terperinci, bersama dengan Trusted Execution Environment (TEE) attestations dan zero-knowledge proofs (ZKP) untuk memverifikasi keakuratan setiap keputusan off-chain. Tujuannya adalah mengubah otomatisasi menjadi kerangka kerja minim-kepercayaan, sehingga memfasilitasi agentic finance di berbagai blockchain.
Selengkapnya di halaman NEWT →