Perbedaan Ampleforth Governance Token dan IOTA: Ampleforth Governance Token diperdagangkan di Rp4.338 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp54,88M), sedangkan IOTA diperdagangkan di Rp612,65 (kapitalisasi pasar Rp2,8T, volume 24 jam Rp118,97M). Perbedaan utamanya: IOTA jauh lebih besar — sekitar 26× kapitalisasi pasar Ampleforth Governance Token, dan suplai beredar Ampleforth Governance Token 14,3M FORTH dibanding 4,6B MIOTA milik IOTA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ampleforth Governance Token selama 18 Hari dan IOTA selama 49 Hari.
| FORTH | MIOTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,55M | Rp2,8T |
Volume (24h) | Rp54,88M | Rp118,97M |
Suplai yang Beredar | 14,3M FORTH | 4,6B MIOTA |
Typical Hold Time | 18 Hari | 49 Hari |
FORTH adalah token tata kelola dari Ampleforth (AMPL), cryptocurrency rebasing pertama yang mempertahankan pasokan non-dilutif seperti Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, AMPL dapat digunakan untuk kontrak dengan nilai yang dapat diprediksi. Sementara AMPL berfungsi sebagai unit akun independen, FORTH mengatur pengembangan dan evolusinya.
Selengkapnya di halaman FORTH →IOTA adalah ledger terdistribusi dengan sebuah perbedaan signifikan: ini bukanlah sebuah blockchain. Melainkan, teknologi tersendiri yang dikenal sebagai Tangle, sebuah sistem node untuk mengkonfirmasi transaksi. Yayasan yang mengelola platform ini mengatakan IOTA menawarkan kecepatan yang melebihi blockchain konvensional serta landasan ideal bagi ekosistem Internet of Things yang terus berkembang.
Selengkapnya di halaman MIOTA →