Perbedaan Ampleforth Governance Token dan Mask Network: Ampleforth Governance Token diperdagangkan di Rp4.338 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp54,88M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp6.323 (kapitalisasi pasar Rp634,25M, volume 24 jam Rp148,95M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Ampleforth Governance Token, dan suplai Mask Network dibatasi (100M / 100M MASK (100%)), sedangkan Ampleforth Governance Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ampleforth Governance Token selama 18 Hari dan Mask Network selama 24 Hari.
| FORTH | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,55M | Rp634,25M |
Volume (24h) | Rp54,88M | Rp148,95M |
Suplai yang Beredar | 14,3M FORTH | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 24 Hari |
FORTH adalah token tata kelola dari Ampleforth (AMPL), cryptocurrency rebasing pertama yang mempertahankan pasokan non-dilutif seperti Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, AMPL dapat digunakan untuk kontrak dengan nilai yang dapat diprediksi. Sementara AMPL berfungsi sebagai unit akun independen, FORTH mengatur pengembangan dan evolusinya.
Selengkapnya di halaman FORTH →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →