Perbedaan Forta dan USDC: Forta diperdagangkan di Rp218,16 (kapitalisasi pasar Rp138,73M, volume 24 jam Rp4,09M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp18.070 (kapitalisasi pasar Rp1.319,87T, volume 24 jam Rp179,48T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 9513,9× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai Forta dibatasi (635,6M / 1B FORT (64%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 17 Hari dan USDC selama 61 Hari.
| FORT | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,73M | Rp1.319,87T |
Volume (24h) | Rp4,09M | Rp179,48T |
Suplai yang Beredar | 635,6M / 1B FORT (64%) | 73,1B USDC |
Typical Hold Time | 17 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →