Perbedaan Forta dan Roam: Forta diperdagangkan di Rp224,42 (kapitalisasi pasar Rp144,88M, volume 24 jam Rp3,6M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp215,83 (kapitalisasi pasar Rp77,62M, volume 24 jam Rp18,47M). Perbedaan utamanya: Forta lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Forta 644,7M / 1B FORT (65%) dibanding 359,4M / 1B ROAM (36%) milik Roam. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 18 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| FORT | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,88M | Rp77,62M |
Volume (24h) | Rp3,6M | Rp18,47M |
Suplai yang Beredar | 644,7M / 1B FORT (65%) | 359,4M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →