Perbedaan Forta dan Parcl: Forta diperdagangkan di Rp218,16 (kapitalisasi pasar Rp138,64M, volume 24 jam Rp4,12M), sedangkan Parcl diperdagangkan di Rp113,4 (kapitalisasi pasar Rp46,84M, volume 24 jam Rp8,62M). Perbedaan utamanya: Forta jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Parcl, dan suplai beredar Forta 635,6M / 1B FORT (64%) dibanding 412,3M / 1B PRCL (42%) milik Parcl. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 17 Hari dan Parcl selama 15 Hari.
| FORT | PRCL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,64M | Rp46,84M |
Volume (24h) | Rp4,12M | Rp8,62M |
Suplai yang Beredar | 635,6M / 1B FORT (64%) | 412,3M / 1B PRCL (42%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →Ekosistem Parcl—terdiri dari Parcl, Parcl Labs, dan Parcl Limited—mengembangkan dan mengelola Parcl Protocol, sebuah platform desentralisasi yang memungkinkan pengguna mengambil posisi long atau short pada harga properti dunia nyata. Dengan memanfaatkan data properti kelas dunia dari Parcl Labs, Parcl bertujuan menciptakan pasar likuid untuk kelas aset terbesar di dunia. Token PRCL menjadi penggerak ekosistem, memberikan hak tata kelola, akses ke data dan analitik Parcl Labs, serta insentif jaringan.
Selengkapnya di halaman PRCL →