Perbedaan Forta dan Polygon: Forta diperdagangkan di Rp218,16 (kapitalisasi pasar Rp138,64M, volume 24 jam Rp4,12M), sedangkan Polygon diperdagangkan di Rp1.518 (kapitalisasi pasar Rp16,1T, volume 24 jam Rp829,57M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 116,1× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai Forta dibatasi (635,6M / 1B FORT (64%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 17 Hari dan Polygon selama 68 Hari.
| FORT | POL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,64M | Rp16,1T |
Volume (24h) | Rp4,12M | Rp829,57M |
Suplai yang Beredar | 635,6M / 1B FORT (64%) | 10,7B POL |
Typical Hold Time | 17 Hari | 68 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →