Perbedaan Forta dan Origin Protocol: Forta diperdagangkan di Rp224,68 (kapitalisasi pasar Rp144,82M, volume 24 jam Rp4,02M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp288,22 (kapitalisasi pasar Rp198,65M, volume 24 jam Rp17,61M). Perbedaan utamanya: Origin Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Forta 644,7M / 1B FORT (65%) dibanding 689,5M / 1,4B OGN (49%) milik Origin Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 18 Hari dan Origin Protocol selama 75 Hari.
| FORT | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,82M | Rp198,65M |
Volume (24h) | Rp4,02M | Rp17,61M |
Suplai yang Beredar | 644,7M / 1B FORT (65%) | 689,5M / 1,4B OGN (49%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →