Perbedaan Forta dan NAVI Protocol: Forta diperdagangkan di Rp219,25 (kapitalisasi pasar Rp139,15M, volume 24 jam Rp4,16M), sedangkan NAVI Protocol diperdagangkan di Rp130,63 (kapitalisasi pasar Rp106,8M, volume 24 jam Rp4,92M). Perbedaan utamanya: Forta lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Forta 635,6M / 1B FORT (64%) dibanding 816,2M / 1B NAVX (82%) milik NAVI Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 17 Hari dan NAVI Protocol selama 12 Hari.
| FORT | NAVX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp139,15M | Rp106,8M |
Volume (24h) | Rp4,16M | Rp4,92M |
Suplai yang Beredar | 635,6M / 1B FORT (64%) | 816,2M / 1B NAVX (82%) |
Typical Hold Time | 17 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →NAVI Protocol adalah protokol oracle dan lending terdesentralisasi di blockchain Sui. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk meminjamkan dan meminjam aset crypto tanpa perantara, membangun ekosistem keuangan yang sepenuhnya otonom. NAVI menghadirkan infrastruktur DeFi modular dengan berbagai modul kontrak, termasuk incentivev2, calculator, dynamiccalculator, dan storage. Modul-modul ini meningkatkan fungsionalitas demi pengalaman pengguna yang lebih baik. Untuk alamat kontrak dan detail teknis, silakan kunjungi NAVI Protocol Developer Docs.
Selengkapnya di halaman NAVX →