Perbedaan Forta dan Metaplex: Forta diperdagangkan di Rp225,36 (kapitalisasi pasar Rp144,75M, volume 24 jam Rp4,03M), sedangkan Metaplex diperdagangkan di Rp426,61 (kapitalisasi pasar Rp203,77M, volume 24 jam Rp18,16M). Perbedaan utamanya: Metaplex lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Forta 644,7M / 1B FORT (65%) dibanding 477M / 1B MPLX (48%) milik Metaplex. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 18 Hari dan Metaplex selama 15 Hari.
| FORT | MPLX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,75M | Rp203,77M |
Volume (24h) | Rp4,03M | Rp18,16M |
Suplai yang Beredar | 644,7M / 1B FORT (65%) | 477M / 1B MPLX (48%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →