Perbedaan Forta dan Lagrange: Forta diperdagangkan di Rp219,25 (kapitalisasi pasar Rp138,64M, volume 24 jam Rp4,12M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp1.030 (kapitalisasi pasar Rp197,15M, volume 24 jam Rp99,47M). Perbedaan utamanya: Lagrange lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Forta dibatasi (635,6M / 1B FORT (64%)), sedangkan Lagrange terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 17 Hari dan Lagrange selama 7 Hari.
| FORT | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp138,64M | Rp197,15M |
Volume (24h) | Rp4,12M | Rp99,47M |
Suplai yang Beredar | 635,6M / 1B FORT (64%) | 193M LA |
Typical Hold Time | 17 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →