Perbedaan Forta dan IOST: Forta diperdagangkan di Rp225,36 (kapitalisasi pasar Rp144,75M, volume 24 jam Rp4,03M), sedangkan IOST diperdagangkan di Rp9,8 (kapitalisasi pasar Rp340,1M, volume 24 jam Rp62,66M). Perbedaan utamanya: IOST jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Forta, dan suplai beredar Forta 644,7M / 1B FORT (65%) dibanding 34,8B / 90B IOST (39%) milik IOST. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 18 Hari dan IOST selama 79 Hari.
| FORT | IOST | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,75M | Rp340,1M |
Volume (24h) | Rp4,03M | Rp62,66M |
Suplai yang Beredar | 644,7M / 1B FORT (65%) | 34,8B / 90B IOST (39%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 79 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →