Perbedaan Forta dan Hemi: Forta diperdagangkan di Rp225,36 (kapitalisasi pasar Rp144,83M, volume 24 jam Rp4,01M), sedangkan Hemi diperdagangkan di Rp85,18 (kapitalisasi pasar Rp83,37M, volume 24 jam Rp56,78M). Perbedaan utamanya: Forta lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Forta dibatasi (644,7M / 1B FORT (65%)), sedangkan Hemi terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Forta selama 18 Hari dan Hemi selama 28 Hari.
| FORT | HEMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp144,83M | Rp83,37M |
Volume (24h) | Rp4,01M | Rp56,78M |
Suplai yang Beredar | 644,7M / 1B FORT (65%) | 977,5M HEMI |
Typical Hold Time | 18 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Forta adalah jaringan keamanan terdesentralisasi yang berperan penting dalam melindungi Web3. Forta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin (ML) untuk mendeteksi ancaman dan melakukan pemantauan secara real-time di berbagai ekosistem blockchain. Pendekatan proaktif ini membantu menjaga aplikasi blockchain dan penggunanya dari potensi eksploitasi maupun kerentanan.
Selengkapnya di halaman FORT →Hemi is a modular Layer-2 blockchain that bridges Bitcoin’s unmatched security with Ethereum’s programmability to create a unified ecosystem for DeFi and cross-chain interoperability. Built as a Bitcoin-Ethereum Supernetwork, Hemi integrates a Bitcoin node directly into its Ethereum-compatible hVM, allowing seamless access to Bitcoin’s state data. Through its innovative Proof-of-Proof consensus, Hemi inherits Bitcoin’s decentralized security while achieving transaction finality in about 90 minutes—bringing scalable, secure, and interoperable DeFi to both networks.
Selengkapnya di halaman HEMI →