Perbedaan Flux dan Loopring: Flux diperdagangkan di Rp716,21 (kapitalisasi pasar Rp297,77M, volume 24 jam Rp23,77M), sedangkan Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M). Perbedaan utamanya: Loopring lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Flux dibatasi (416,7M / 560M FLUX (75%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flux selama 37 Hari dan Loopring selama 74 Hari.
| FLUX | LRC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp297,77M | Rp532,87M |
Volume (24h) | Rp23,77M | Rp250,37M |
Suplai yang Beredar | 416,7M / 560M FLUX (75%) | 1,4B LRC |
Typical Hold Time | 37 Hari | 74 Hari |
Flux adalah generasi baru dari infrastruktur cloud yang terdesentralisasi. Ekosistem Flux merupakan rangkaian layanan komputasi terdesentralisasi yang beroperasi penuh dan solusi blockchain sebagai layanan yang menawarkan lingkungan pengembangan seperti AWS yang terdesentralisasi dan mampu saling berbagi informasi.
Selengkapnya di halaman FLUX →LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →