Perbedaan Flux dan Gram: Flux diperdagangkan di Rp709,86 (kapitalisasi pasar Rp295,77M, volume 24 jam Rp26,87M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.811 (kapitalisasi pasar Rp65,49T, volume 24 jam Rp688,79M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 221,4× kapitalisasi pasar Flux, dan suplai Flux dibatasi (416,7M / 560M FLUX (75%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Flux selama 37 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| FLUX | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp295,77M | Rp65,49T |
Volume (24h) | Rp26,87M | Rp688,79M |
Suplai yang Beredar | 416,7M / 560M FLUX (75%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 37 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Flux saat ini diperdagangkan pada Rp693,06 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, di mana moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat (13 sinyal jual vs 0 beli). Aset berada di zona support S1 (Rp689) dengan resistance terdekat di PP (Rp714). Market cap mencapai Rp289,73M dengan sirkulasi token 75% dari total supply 560 juta FLUX. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam 3 bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Agustus 2026.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari support kuat di Rp651-689, sementara risiko mencakup tekanan jual berkelanjutan dari indikator teknis dan rendahnya aktivitas pengembangan ekosistem. Investor perlu memantau volume perdagangan dan breakout di atas Rp714 untuk konfirmasi perubahan tren.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Flux adalah generasi baru dari infrastruktur cloud yang terdesentralisasi. Ekosistem Flux merupakan rangkaian layanan komputasi terdesentralisasi yang beroperasi penuh dan solusi blockchain sebagai layanan yang menawarkan lingkungan pengembangan seperti AWS yang terdesentralisasi dan mampu saling berbagi informasi.
Selengkapnya di halaman FLUX →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →