Perbedaan Fluid dan Onyxcoin: Fluid diperdagangkan di Rp18.761 (kapitalisasi pasar Rp1,46T, volume 24 jam Rp33,33M), sedangkan Onyxcoin diperdagangkan di Rp67,14 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp109,53M). Perbedaan utamanya: Onyxcoin lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Onyxcoin dibatasi (38,8B / 68,9B XCN (57%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Onyxcoin selama 8 Hari.
| FLUID | XCN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,46T | Rp2,6T |
Volume (24h) | Rp33,33M | Rp109,53M |
Suplai yang Beredar | 78,7M FLUID | 38,8B / 68,9B XCN (57%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Onyxcoin adalah mata uang crypto multifungsi yang mendukung layanan keuangan terdesentralisasi di ekosistem Onyx Protocol. XCN menggabungkan hak tata kelola dengan utilitas transaksi, memungkinkan pengguna melakukan voting dan membayar biaya jaringan. Token ini memiliki mekanisme deflasi untuk mendukung nilai protokol jangka panjang.
Selengkapnya di halaman XCN →