Perbedaan Fluid dan TokenFi: Fluid diperdagangkan di Rp20.393 (kapitalisasi pasar Rp1,7T, volume 24 jam Rp17,5M), sedangkan TokenFi diperdagangkan di Rp32,16 (kapitalisasi pasar Rp35,96M, volume 24 jam Rp129,4M). Perbedaan utamanya: Fluid jauh lebih besar — sekitar 47,3× kapitalisasi pasar TokenFi, dan suplai TokenFi dibatasi (1B / 10B TOKEN (11%)), sedangkan Fluid terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan TokenFi selama 11 Hari.
| FLUID | TOKEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,7T | Rp35,96M |
Volume (24h) | Rp17,5M | Rp129,4M |
Suplai yang Beredar | 83,7M FLUID | 1B / 10B TOKEN (11%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →TokenFi bertujuan menyederhanakan tokenisasi cryptocurrency dan aset, dengan posisi untuk menjadi platform tokenisasi terdepan di dunia. Industri tokenisasi diperkirakan akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030. TokenFi diluncurkan oleh tim berpengalaman Floki, pencipta token populer Floki. Mereka memanfaatkan keahlian mereka untuk menjadikan TokenFi sebagai platform teratas di bidang tokenisasi.
Selengkapnya di halaman TOKEN →