Perbedaan Fluid dan Tensor: Fluid diperdagangkan di Rp20.336 (kapitalisasi pasar Rp1,7T, volume 24 jam Rp22,73M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp566,14 (kapitalisasi pasar Rp297,91M, volume 24 jam Rp75,08M). Perbedaan utamanya: Fluid jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Tensor, dan suplai beredar Fluid 83,7M FLUID dibanding 526,9M TNSR milik Tensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Fluid selama 9 Hari dan Tensor selama 35 Hari.
| FLUID | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,7T | Rp297,91M |
Volume (24h) | Rp22,73M | Rp75,08M |
Suplai yang Beredar | 83,7M FLUID | 526,9M TNSR |
Typical Hold Time | 9 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Fluid Protocol (sebelumnya Instadapp) adalah platform DeFi generasi baru yang menDeFinisikan ulang efisiensi modal melalui manajemen smart collateral yang mulus, peminjaman Vault inovatif, dan DEX terintegrasi. Dengan rebranding ini, Fluid memposisikan diri sebagai “Liquidity Layer of DeFi,” didukung oleh tokenomics baru, mekanisme buyback algoritmik, serta strategi pertumbuhan yang kuat. Migrasi token INST ke FLUID dilakukan mulus dengan rasio 1:1 tanpa dilusi, memberdayakan komunitas sekaligus membangun Fluid sebagai pusat likuiditas utama di ekosistem Ethereum.
Selengkapnya di halaman FLUID →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →